FOTO BERSAMA SISWA SMKN 6 PONTIANAK

Foto bersama siswa/i SMKN 6 Pontianak magang di Perum LKBN ANTARA Biro Kalimantan Barat tahun 2016 .

FOTO BERSAMA SISWA SMKN 6 PONTIANAK

Foto bersama siswa/i SMKN 6 Pontianak magang di Perum LKBN ANTARA Biro Kalimantan Barat tahun 2016 .

FOTO BERSAMA SISWA SMKN 6 PONTIANAK

Foto bersama siswa/i SMKN 6 Pontianak magang di Perum LKBN ANTARA Biro Kalimantan Barat tahun 2016 .

Latihan Tari Jelang Sail Karimata 2016

Sejumlah pelajar menjalani latihan tari kolosal di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar, Senin (3/10).

Karolin Masih Urus Pengunduran Diri Sebagai Anggota DPR

Bakal Calon Bupati Karolin Margaret Natasha sampai saat ini masih mengurus proses pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Hal ini merupakan salah satu syarat ...

Tuesday, 11 October 2016

69 PRAJURIT KOREM 121/ABW IKUTI UKP



Sintang, (Antara Kalbar) - Sebanyak 69 orang prajurit Korem 121/Abw terdiri dari Bintara dan Tamtama melaksanakan pemeriksaan/Uji Kesamaptaan Jasmani di lapangan Makorem 121/Abw Jl. Pangeran Kuning No.1 Sintang, Selasa (11/10).

Kegiatan Kesamaptaan yang dilaksanakan di Makorem 121/Abw ini dalam rangka Usul Kenaikan Pangkat (UKP) Bintara dan Tamtama periode 1 April 2017 yang diikuti dari satuan Makorem 121/Abw, Kodim 1205/Sintang dan Balak Aju jajaran Korem 121/Abw. Kesamaptaan Jasmani bagi seorang prajurit yang akan UKP merupakan persyaratan mutlak yang harus dipenuhinya, ungkap Kolonel Inf A.Samsul, S. Sos selaku Komandan latihan.

Sebelum pelaksanaan Pemeriksaan/Uji Kesamaptaan terlebih dahulu diadakan pengecekan kesehatan dari Tim Kesehatan Lapangan. Adapun materi Pemeriksaan/uji Kesamaptaan terdiri dari Pemeriksaan Postur, Kesegaran “A” dan Kesegaran “B” serta ketangkasan jasmani. Kesegaran “A” meliputi Lari jarak 3200 M sedangkan Kesegaran “B” terdiri dari Pull Up, Push Up, Sit Up dan Shuttle run serta ketangkasan jasmani yaitu renang militer dasar jarak 50 M.

Kegiatan pelaksanaan Pemeriksaan/Uji Kesamaptaan di Makorem 121/Abw ini diawasi langsung dari Tim Was/Ev Jasdam XII/Tpr.


Authentikasi : Kepala Penerangan Korem 121/Abw

Tuesday, 4 October 2016

Latihan Tari Jelang Sail Karimata 2016



Latihan Tari Jelang Sail Karimata 2016: Sejumlah pelajar menjalani latihan tari kolosal di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar, Senin (3/10). Latihan tari kolosal tersebut ...

Pedangan Jamu Oplosan Diamankan Polisi



Solo  (Antara Kalbar) - Kepolisian Resor Kota Surakarta, Jawa Tengah mengamankan seorang penjual karena mengoplos jamu dengan minuman keras di kawasan Pasar Kleco, Solo, Selasa.

Menurut Kepala Polres Kota Surakarta Kombes Pol Ahmad Luthfi melalui Kepolsek Laweyan Kompol Agus Puryadi, pihaknya berhasil mengamankan seorang pedagang jamu oplosan kadar alkohol sekitar 96 persen ini, yakni Haryono (65) warga Norowangsan, Pajang, Solo.

Selain itu, kata Agus Puryadi, polisi juga menyita tiga jerigen isi 20 liter jamu oplosan, lima jerigen isi lima liter jamu oplosan, 31 botol mineral ukuran 1.500 mili liter, dan 26 botol ukuran 600 mili liter untuk dijadikan barang bukti.

Agus Puryadi mengatakan kejadian tersebut berawal adanya laporan masyarakat bahwa ada pedagang jamu yang mengandung alkohol dijual di kawasan Pasar Kleco Solo.

"Kami kemudian melakukan penyelidikan ke lokasi, dan ternyata benar langsung mengamankan pelaku dan sejumlah barang bukti dibawa ke Polsek Laweyan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Menurut Agus, jamu yang dijual pelaku berbahaya karena pada botol kemasan tidak dicantumkan jenis-jenis minuman dan bahan yang dioplos dalam campuran jamu itu. Jamu itu, tidak disertai dengan komposisi dan label dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), sehingga ilegal.

Oleh karena itu, pihaknya mengamankan pelaku karena telah melakukan pelanggaran tentang keamanan umum bagi orang, barang, dan kesehatan dengan menjual jamu yang mengandung alkohol tanpa izin dengan pihak yang berwewenang, sebagaimana dimaksud melanggar pasal 489 ayat 1 KUHP.

Menurut Kapolsek, pelaku selanjutnya akan dikenai tindak pidana ringan (tipiring) dengan disidangkan di Pengadilan Negeri Surakarta.

Kapolsek mengatakan, dari hasil pemeriksaan pelaku mengaku jamu oplosan tersebut dijual dengan harga Rp50 ribu per botol ukuran 1.500 mili liter dan Rp20.000 per botol ukuran 600 mili liter.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak mengkonsumsi jamu oplosan yang mengandung alkohol tersebut karena dapat mengganggu kesehatan manusia.

"Jamu itu, tanpa disertai komposisi jenis bahan-bahan yang dicampur per botolnya atau tanpa ada izin produksi dan perdagangan sehingga dikhawatirkan dapat memahayakan kesehatan manusia," katanya.

Perempuan Australia Usir Buaya dengan Sandal Jepit



Sydney (Antara Kalbar) - Seorang perempuan di Teritori Utara Australia mengusir buaya air asin yang sedang melata mencari mangsa hanya dengan menepuk-nepukkan sandal jepit dan meneriaki hewan itu.

Perempuan itu sedang berdiri dengan seekor anjing kecil di tepi perairan di Perempatan Cahill, Sungai Buaya di Taman Nasional Kakadu ketika berhasil menggertak buaya yang lebih menimbulkan kekhawatiran dari seorang pengamat.

"Sungguh sulit dipercaya seseorang mengambil risiko seperti itu. Saya kira dia tidak mengetahui betapa bahayanya cara dan perilakunya itu," kata seorang pengamat buaya, Lyndon Anlezark, yang merekam peristiwa tidak terduga itu kepada Reuters.

Para pengawas hutan memperkirakan terdapat lebih dari 120 buaya ke arah selatan sungai yang membentang sejauh enam kilometer dari Perempatan Cahill.
(Uu.

Saturday, 1 October 2016

310 Tumpeng Dihadirkan dalam Menyambut Tahun Baru Islam

 

310 Tumpeng Dihadirkan dalam Menyambut Tahun Baru Islam: Sebanyak 310 tumpeng berisi nasi lengkap dengan lauk pauknya dihadirkan di Lapangan Simpang Lima Semarang, Jawa Tengah, menyambut tahun baru 1 Muharram 1438 ...

Subscribe & Follow

 
Selamat datang di Blog Site Antara Kalbar